+62819 1083 1792 info@wisatasekolah.com
+62819 1083 1792 info@wisatasekolah.com

Day

April 3, 2021

Ingin berwisata sambil belajar gaya hidup ramah lingkungan? Sobat WS bisa melakukan semuanya di Eco Green Park, Malang! Tempat wisata ini merupakan bagian dari Jatim Park Group dan terletak dekat dengan Jawa Timur Park 2, tepatnya di Jalan Oro-Oro Ombo No. 9, Kota Wisata Batu, Provinsi Jawa Timur. Tidak tanggung-tanggung, Eco Green Park memiliki 48 wahana yang bisa Sobat WS nikmati dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.

WAHANA

Di sini, Sobat WS bisa belajar banyak hal. Mulai dari belajar tentang berbagai macam jenis burung, tanaman toga, serangga, dan berbagai macam wahana mengenai gaya hidup ramah lingkungan. Beberapa contoh wahana ramah lingkungan adalah metal recycle, pengolahan sampah, taman biogas, rumah seni daur ulang, dan masih banyak lagi!

Tidak hanya menambah pengetahuan, Sobat WS juga bisa melatih ketangkasan dan menantang keberanian dengan berkunjung ke wahana Water Outbound, Water Track, Jungle Adventure, atau mencoba flying fox. Aktivitas ringan seperti foto-foto bersama keluarga atau teman juga bisa dilakukan di spot foto seperti wahana Rumah Terbalik atau Foto 3D Art. Pokoknya bakal puas banget deh kalau main ke Eco Green Park Malang ini!

PERTUNJUKAN SPESIAL

Selain wahana, Eco Green Park juga menyediakan berbagai macam pertunjukan spesial lho. Sobat WS bisa menikmati pertunjukan dari Burung Paruh Bengkok pada pukul 11.00–14.00 WIB. Sobat juga bisa melihat Bird Show and Amphitheater yang dibintangi oleh berbagai macam burung pada pukul 12.30–13.00 WIB dan 15.30–16.00 WIB.

FASILITAS

Tidak perlu khawatir, Sobat WS yang ingin mencoba semua wahana dan pertunjukan dapat menaiki Shuttle Car dan e-bike. Untuk e-bike, Sobat WS perlu membayar sebesar Rp150.000,00/3 jam per orangnya.

Eco Green Park menyediakan berbagai macam fasilitas lainnya, seperti jalur khusus pengguna kursi roda, food court, mushola, mini market, pasar hewan, smoking area, toko souvenir, toko jual beli tanaman, toilet, dan masih banyak lagi. Di sini juga terdapat Wi-Fi gratis sehingga Sobat WS bisa langsung update ke media sosial tentang keseruan di Eco Green Park, Malang!

Wah, seru sekali ya jika berwisata ke Eco Green Park ini! Ada berbagai macam wahana yang bisa dinikmati dengan fasilitas yang super lengkap!

Sobat WS dapat merencanakan liburan edukasi bersama keluarga dengan menghubungi kami di Instagram @wisatasekolah atau WhatsApp ke 0819-1083- 1792.

Kurukulum 2013

Siapa yang tidak kenal dengan Institut Pertanian Bogor (IPB)? Salah satu kampus besar di Indonesia ini ternyata memiliki tempat wisata yang menggabungkan unsur pertanian, pendidikan, dan wisata bermain lho. IPB mempunyai tempat bernama Agroedutourism (AET) yang telah didirikan sejak tahun 2005.

Wisata edukasi di IPB ini tidak hanya memberikan pengetahuan terkait pertanian, namun juga memberikan spot-spot foto cantik, pengalaman yang unik, dan mengenalkan model pengelolaan agribisnis hortikultura.

Sobat WS dapat berkunjung ke berbagai macam tempat yang telah disediakan, antara lain:

  • Kebun Instalasi Tanaman Obat Biofarmaka

Di dalam kebun ini, Sobat WS bisa mengenal dan berkeliling ke kebun yang memiliki berbagai jenis tanaman obat. Selain dapat melihat langsung, Sobat WS juga mendapatkan pengetahuan baru dengan mengetahui manfaat tanaman-tanaman tersebut. Sobat WS juga dapat melihat berbagai macam produk olahan tanaman obat dan langsung praktik menanam tanaman obat tersebut.

  • Kultur Jaringan (Bioteknologi Tanaman)

Kenali lebih dalam terkait teknik kultur jaringan tanaman. Sobat WS akan mendapatkan pelatihan sekaligus praktik langsung menerapkan kultur jaringan untuk tanaman hias dan sayuran. Selain itu, Sobat WS juga bisa membuat berbagai macam kreasi tanaman dengan teknik ini lho. 

  • Kreatifitas Tanaman Hias Kokedama

Ada yang tahu tanaman hias kokedama? Jika belum, langsung saja berkunjung ke IPB. Sobat WS akan mendapatkan materi tentang tanaman hias, demo pembuatan kokedama, dan langsung praktik membuatnya! Seru banget kan!

  • Forestry Outbond

Outbond sambil belajar hal baru? Tentu saja bisa! Dengan berkunjung ke Agroedutourism IPB, Sobat WS dapat berwisata outbond di hutan-hutan IPB. Terdapat banyak jenis hutan di sana, yaitu hutan bambu, hutan sengon, dan hutan tropika campuran.

  • Botani Mart

Di dalam Botani Mart, Sobat WS bisa berkeliling kebun dan mengenal berbagai macam bibit, tabulampot tanaman buah, tanaman hias, dan tanaman obat. Selain mengenal berbagai jenis tanaman, Sobat WS juga bisa mempelajari budidaya lebah trigona, memancing ikan nila merah, dan berinteraksi langsung dengan kelinci, bebek, dan angsa.

Nah, selain lima tempat di atas, Agroedutourism IPB juga menyediakan berbagai macam kegiatan lainnya, seperti Kebun Percobaan Cikabayan, Museum Serangga, Tour De Farm, Sampah dan Daur Ulang, Desain Taman Lanskap, Penangkaran Kupu-Kupu, Membuat Boneka Horta, dan masih banyak yang lainnya! Banyak sekali kan pilihan aktivitas yang dapat kita lakukan di Agroedutourism IPB? Pastinya Sobat WS tidak akan kehabisan ide harus pergi ke mana dan sangat puas jika bermain ke sana. 

Wisata Sekolah juga menyediakan program paket ke Agroedutourism IPB lho. Info lebih lanjut terkait program bisa menghubungi Instagram Wisata Sekolah di @wisatasekolah atau WhatsApp ke 0819-1083-1792. Selamat berwisata, Sobat WS!

Wisata edukasi atau wisata pendidikan merupakan suatu program yang menggabungkan kegiatan wisata dan belajar. Kegiatan ini sudah cukup sering diadakan oleh sekolah, baik tingkat sekolah dasar hingga pendidikan tingkat menengah.

Saat ini ada banyak sekali tempat wisata edukasi di Indonesia. Mulai dari yang bertemakan budaya, alam, sejarah, hingga yang bisa mengembangkan kreatifitas anak seperti Museum Tekstil dan Museum Seni Rupa dan Keramik di Jakarta. Lalu bagaimana cara memilih tempat wisata edukasi yang menyenangkan sekaligus menambah wawasan? Simak tips berikut!

1. Tentukan dahulu kebutuhan berwisata
Dalam melakukan wisata edukasi, menentukan tema dan tujuan merupakan hal nomor satu. Apa saja hal yang ingin dipelajari? Lalu apa yang ingin didapatkan setelah mengikuti wisata edukasi? Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting agar bisa memperkecil jumlah wisata edukasi sesuai dengan keinginan kita.

2. Survei standar keamanan
Pilihlah lokasi yang menerapkan standar keamanan sesuai dengan range umur anak atau siswa. Survei harus dilakukan dengan berkunjung langsung ke tempat wisata tersebut untuk mengetahui dengan pasti bagaimana lingkungan sekitar.

3. Melakukan survei tingkat kebersihan
Selain keamanan, tingkat kebersihan tempat wisata juga termasuk hal yang harus diperhatikan. Lihatlah apakah terdapat toilet dengan jumlah yang cukup banyak, terutama jika eduwisata atau field trip dilakukan dalam kelompok besar. Selain itu, lihat juga kebersihan dari toilet tersebut. Tidak perlu toilet yang sangat bagus, yang penting bersih.

4. Tanyakan dan survei kesiapan lokasi
Tanyakan dan survei kesiapan lokasi untuk menerima peserta dalam jumlah banyak. Apakah ada lapangan atau tempat titik kumpul untuk peserta? Apakah ada pendopo yang juga mampu memuat seluruh peserta? Apabila ada banyak pendopo, apakah jaraknya berdekatan atau berjauhan? Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu ditanyakan terlebih dahulu ke pemilik lokasi dan tentunya tetap melakukan survei secara langsung.

Sumber : Wisatasekolah.com

5. Bisa diajak bekerja sama
Hubungan yang baik dengan pemilik tempat merupakan salah satu hal yang perlu dipertimbangkan. Walaupun terlihat subjektif, hubungan yang baik dengan pemilik tempat dapat mempermudah proses kerja sama. Pilihlah tempat yang mampu untuk diajak berdiskusi dan mau diberi saran jika ada hal-hal yang perlu diperbaiki.

6. Menerapkan protokol kesehatan
Saat ini, protokol kesehatan wajib diterapkan di mana pun kita berada. Pilihlah tempat yang disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti melakukan pengecekan suhu dahulu sebelum masuk, lalu mewajibkan menggunakan masker, dan menyediakan tempat cuci tangan yang memadai. Selain itu, pilihlah tempat yang tidak terlalu berdesak-desakan jika didatangi oleh orang banyak.

Menentukan tempat wisata yang baik memang sedikit rumit. Semua hal perlu dilakukan secara langsung agar tahu hasil pastinya. Namun, saat ini semuanya bisa dilakukan lebih mudah dengan Wisata Sekolah!
Dengan Wisata Sekolah, Sobat tidak perlu lagi datang survei ke lokasi. Selain itu, standar keselamatan dan keamanannya pun terjamin. Sobat WS dapat menikmati wisata edukasi dengan mudah, nyaman, dan tentunya mendapat wawasan dan pengalaman baru.

Ingin berwisata edukasi bersama keluarga, murid, atau teman-teman yang lain? Langsung saja kunjungi Instagram @wisatasekolah! Sobat WS juga bisa menghubungi kami melalui WhatsApp ke nomor 0819-1083-1792.

Wisata edukasi merupakan salah satu jenis wisata yang diminati saat ini. Selain berjalan-jalan ke suatu tempat, wisata ini juga memadukan unsur edukasi yang membuat kegiatan jalan-jalan atau wisata menjadi lebih bermanfaat daripada sekadar menghibur diri (refreshing).

Wisata edukasi bisa dilakukan oleh sekolah, lembaga pendidikan, maupun pribadi bersama keluarga. Biasanya wisata ini dilakukan dalam bentuk field trip ke tempat wisata tertentu bersama guru-guru. Sekolah pun mengadakan wisata edukasi ini secara mandiri tanpa menggunakan jasa agensi travel tertentu. Padahal, ada banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan jika menggunakan travel agency, khususnya yang memang menyediakan jasa untuk wisata edukasi.

Apa saja keuntungannya? Simak penjelasan berikut! 

  • Tidak perlu ribet mengurus lokasi

Wisata edukasi bukanlah jenis wisata yang hanya bermain. Wisata ini perlu disiapkan dengan matang agar siswa atau peserta wisata mendapatkan berbagai macam pengetahuan dan pengalaman sesuai tujuan wisata diadakan. Trip organizer atau pengurus kegiatan wisata harus menyiapkan tema, tujuan, dan juga survei langsung ke lokasi untuk mendapatkan pengalaman terbaik. Semua kegiatan ini membutuhkan waktu yang tidak sedikit dan tentunya tidak bisa jika diurus oleh guru saja.

Tugas seorang guru adalah mengajar. Dari menyiapkan pelajaran dan mengajar saja pasti menguras banyak waktu. Oleh karena itu, dengan menggunakan travel agency, guru tidak perlu ribet mengurus atau menyiapkan lokasi. Tinggal sebutkan saja tema, berapa jumlah murid, budget, dan tujuan yang ingin dicapai, maka dari pihak agensi yang akan memilihkan lokasi dan survei langsung ke lokasi tersebut. Selain menghemat waktu, pastinya hal ini juga dilakukan oleh profesional sehingga kegiatan berwisata terjamin menyenangkan.

  • Tersedia tour guide yang ahli dalam jumlah yang cukup

Biasanya, salah satu kekurangan wisata edukasi adalah kurangnya tour guide yang menjelaskan tentang wisata edukasi tersebut. Misalnya, wisata edukasi bertemakan alam, yang mana siswa hanya diajak untuk menanam di sawah atau tanaman di polybag. Banyak dari kegiatan ini yang tidak menyediakan tour guide yang menjelaskan apa saja langkah-langkahnya, mengapa harus melakukan A terlebih dahulu, mengapa menggunakan jenis tanah ini, dan sebagainya.

Dengan menggunakan jasa agensi travel, khususnya yang menyediakan jasa wisata edukasi, mereka pasti akan menyiapkan tour guide atau pemandu yang ahli dalam jumlah yang cukup. Siswa pasti akan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dan unsur pengetahuan pun didapatkan dengan jelas dan lengkap.

  • Terjamin standar keamanannya

Dengan Wisata Sekolah, keamanan dan kenyamanan para murid pasti terjamin. Wisata Sekolah akan memastikan kenyamanan dan keamanan lokasi yang dituju dengan datang langsung ke lokasi yang diinginkan. Dengan seperti ini akan terlihat jelas apakah lokasi yang dituju merupakan lokasi yang tepat sesuai yang diinginkan guru atau siswa. Selain itu, Wisata Sekolah akan menyediakan pendamping yang cukup sesuai dengan jumlah murid.

Nah, itu dia berbagai macam keuntungan jika berwisata dengan Wisata Sekolah. Sobat WS yang ingin berwisata, tidak perlu lagi ribet mengurus tempat. Cukup sebutkan apa yang diinginkan ke Wisata Sekolah, dan kami akan membantu Sobat WS semua berwisata dengan menyenangkan!

Yuk,rencanakan wisata edukasi kamu sekarang dengan Wisata Sekolah! Hubungi kami di Instagram @wisatasekolah atau WhatsApp ke nomor 0819-1083-1792.