+62819 1083 1792 info@wisatasekolah.com
+62819 1083 1792 info@wisatasekolah.com

Day

April 6, 2021

Situasi pandemi yang sudah berlangsung selama hampir 1 tahun ini membuat banyak industri mengalami dampak dari virus yang nggak berkesudahan ini, nggak terkecuali industri pariwisata. Para pelaku di industri pariwisata harus putar otak untuk terus bertahan di tengah minat wisata masyarakat yang turun. Di Indonesia, berbagai upaya sudah dilakukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk terus mendorong minat pariwisata masyarakat di masa pandemi, salah satunya dengan virtual tour yang dilakukan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

Tren virtual tour mulai meningkat praktiknya sejak situasi pandemi tahun lalu. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi komunikasi saat ini, virtual tour menjadi salah satu alternatif untuk berwisata di kala pandemi. Menurut Pak Irwan (Founder & CEO Outing.id), alasan virtual tour yang saat ini makin digandrungi karena dianggap masyarakat sebagai obat dalam mengatasi kerinduan berwisata saat masa pandemi seperti sekarang. Virtual tour juga bisa menjadi sarana baru dalam promosi destinasi wisata karena memberikan gambaran dan informasi yang lengkap bagi masyarakat yang penasaran tapi takut untuk mengunjungi suatu destinasi di masa pandemi.

Penyelenggaraan study tour oleh sekolah yang biasanya dilakukan secara langsung juga berubah trennya menjadi virtual tour. Study tour dari layar gadget, apa serunya? Jangan salah! Outing.id punya spesialisasi buat tur sekolah yaitu Wisata Sekolah yang mengedepankan educational and experiential travel dan menawarkan pengalaman berwisata yang baru melalui virtual study tour. Bersama Wisata Sekolah, virtual study tour kamu nggak akan ngebosenin karena akan ada berbagai activity seru sebagai penunjang pengalaman kamu saat berwisata virtual.  Bikin layang-layang? Ngebatik? Atau belajar bikin robot? Semua bisa! Tentunya semua kegiatan akan ditemani oleh pemandu yang profesional dan seru.

Bagi Kak Judith (Program Specialist Outing.id), Virtual study tour memiliki keunikan dan sensasi tersendiri karena dengan hanya dengan virtual study tour kita bisa menjelajah berbagai destinasi tanpa ada batas jarak dan waktu. Mau ke Berlin? Paris? Palestina? Bisa banget diwujudkan dengan virtual study tour! Kita jadi nggak perlu ribet dan pusing mikirin akomodasi atau jadwal, karena cukup dengan “klik-klik” kita udah bisa berwisata.

Selain itu, Wisata Sekolah juga ngebebasin kamu untuk memilih destinasi wisata dan experience sesuai keinginan kamu karena ada lebih dari 60 program virtual study tour, lho! Mulai dari mengenal budaya Melayu di Pulau Penyengat, ke Kota Pahlawan Surabaya, main ke Menara Eiffel di Paris atau bahkan ke bangunan bersejarah di Berlin semua bisa kamu kunjungi bareng Wisata Sekolah! Jangan mau ketinggalan, karena banyak sekolah yang udah ngerasain serunya virtual study tour bareng Wisata Sekolah, contohnya adalah Royal Wells Primary School, Sekolah Dian Harapan (SDH), SMA Karakter, SD Yasporbi 3 dan masih banyak sekolah lainnya.

Pengen ngerasain pengalaman virtual study tour seru dan menarik bareng Wisata Sekolah juga? Buruan kepoin kita di instagram @wisatasekolah dan rencanakan wisata kamu dengan menghubungi Whatsapp di 0819-1083-1792.

Sebelum pandemi melanda, berwisata jadi kegiatan yang banyak dinanti buat menghilangkan penat. Tapi, situasi #dirumahaja yang hampir setahun terakhir membuat banyak orang kehabisan cara buat menghibur diri untuk tetap produktif. Tapi, don’t worry be happy! Karena virtual tour bisa menjadi solusi bagi kamu-kamu yang ingin berwisata sambil coba hal baru, nambah ilmu dan mengasah kreatifitas tanpa keluar rumah. Ingin tahu kegiatan wisata serunya apa aja?

 

Bee Experience

Siapa yang takut lebah tapi malah doyan madunya? Bareng Taman Wisata Lebah, kamu akan diajak mengenal lebah lebih dekat melalui kegiatan Bee Experience. Dengan ikut Bee Experience ini, kamu akan belajar tentang budidaya lebah, proses lebah membuat sarang, sampai menyaksikan kegiatan panen madu langsung dari sarang lebah, lho! Selain pengetahuan seputar lebah, melalui virtual tour ini kita juga bakal dapet informasi tentang manfaat dan kegunaan madu. Engga bakal salah deh ikut tur ini.

 

Clay Making

Melatih kreatifitas anak bisa juga dilakukan lewat kegiatan pembuatan tembikar dari tanah liat, lho! Selain bisa melatih otak, tanah liat juga bisa jadi media yang tepat untuk melatih saraf sensorik anak-anak. Bareng Citra Alam Lakeside, kita akan belajar tentang kerajinan gerabah dari tanah liat dan ngerasain serunya menciptakan tanah liat jadi berbagai bentuk dan ukuran.

 

Batik Painting

Museum Tekstil Jakarta menawarkan wisata virtual buat kamu yang ingin tahu lebih banyak soal Batik sekaligus ngasih kesempatan untuk bikin Batik karya sendiri. Kamu akan dibekali pengetahuan soal sejarah Batik, gimana proses pembuatan sampai teknik pewarnaan apa aja dalam pembuatan sebuah Batik. Dengan ikut Batik Painting virtual tour ini, kamu akan bisa menciptakan kreasi Batikmu sendiri. Bakal lebih bangga dan ngerasa eksklusif kalo pakai Batik hasil karya sendiri, kan?

 

Robotic Session

Beli robot untuk jadi teman main anak mungkin udah biasa, tapi gimana jadinya kalau anak-anak yang menciptakan robot mainannya sendiri? Wah, keren banget! Hal itu bisa terwujud dengan ikutan wisata virtual bareng Gadang Ijo yang bakal ngasih kamu kesempatan untuk mengenal hal baru tentang robotic dan belajar bikinnya, lho! Kenapa robotic session itu menarik dan akan cocok dengan anak-anak? Selain meningkatkan kemampuan motorik halus dan kreatifitas dan dengan bikin robot, anak-anak juga akan terangsang untuk berpikir secara sistematis dan kritis dalam memecahkan suatu masalah.

 

Kite Making

Siapa bilang layangan kalah kece dari game di smartphone? Yang bilang gitu pasti belum ngerasain serunya duel layangan di udara, deh. Tapi sebelum duel layangan, kamu harus ikutan wisata virtual bareng Museum Layang-Layang dulu buat belajar bikin layang-layang yang kece. Kalau beruntung dan keren, layangan versi kamu bisa ikut kompetisi layangan nasional bahkan internasional, lho! Selain belajar bikin layangan, kamu juga bakal diajak keliling museum sambil ngeliat banyak jenis layangan dari berbagai penjuru daerah. Dari layangan tradisional sampai modern, semuanya ada.

 

 

Pengen ngerasain serunya virtual activity kaya di atas juga? Buruan cek di Instagram @wisatasekolah atau hubungi via WhatsApp di  0819-1083- 1792 atau telepon di 021-7599 9969.

Wisata Budaya Jawa melalui Yogyakarta Heritage Tour

 

Yogyakarta punya pesona tersendiri bagi siapapun yang mengunjunginya. Berbagai destinasi menarik menghiasi tiap sudut kota ini. Mulai dari destinasi wisata hingga kuliner semuanya lengkap ada di Yogya. Yogyakarta juga terkenal dengan budaya Jawanya yang sangat kental, jadi nggak heran kalau kota ini dijuluki “Pusat Budaya Jawa”. Mengunjungi berbagai candi yang punya nilai historis tinggi sampai main ke “the one and only” Malioboro bisa jadi rekomendasi perjalanan kamu di Yogyakarta. Yuk intip destinasi menarik berikut ini!

 

Candi Borobudur dan Prambanan

Yogyakarta punya berbagai bangunan dan spot bersejarah keren yang sayang banget kalau dilewatkan. Candi Borobudur dan Prambanan mungkin jadi tempat yang pertama kali kamu pikirkan kalau berkunjung ke Yogyakarta. Merupakan destinasi “seribu umat”, Candi Borobudur akan memancing kamu mengeksplor kemegahan bangunan peninggalan Budha terbesar dari zaman Dinasti Shailendra ini melalui berbagai relief yang terdapat di berbagai sudut bangunan. Memiliki 3 zona bagian luar yakni Kamadhatu, Rupadhatu dan Arupadhatu membuat pengunjung belajar memahami tentang prinsip duniawi dan alam semesta.

Berbeda dari Borobudur, Candi Prambanan adalah candi peninggalan Hindu yang diperkirakan dibangun dari abad ke-9. Terdiri dari halaman luar dan tiga pelataran yakni Jaba, Tengahan dan Njeron, Prambanan memiliki berbagai candi yang masih kokoh menghiasi bangunan ini dengan 3 yang paling terkenal diantaranya adalah Wisnu, Garuda dan Syiwa. Candi Prambanan juga kental dengan legenda kisah Ramayana.

 

Kampung Wisata Taman Sari

Taman Sari yang dikenal sebagai Water Castle atau tempat pemandian permaisuri keraton sudah ada sejak abad ke-18 dan merupakan bagian dari Kesultanan Yogyakarta. Karena menjadi bekas pemandian para permaisuri, bangunan yang memiliki arsitektur campuran Eropa dan Jawa ini sangat mencolok karena indah dan cantik banget, lho. Buat kamu yang suka arsitektur bangunan bersejarah yang unik, wajib hukumnya main ke Taman Sari. Karena selain punya kolam pemandian dan gapura yang estetik, ada pula masjid bawah tanah yang konon dibangun hanya menggunakan putih telur, lho!

 

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

Keberadaan Keraton Yogyakarta dan sistem pemerintahannya yang masih aktif hingga saat ini menjadi daya tarik khusus kota Yogyakarta. Berkunjung ke Keraton akan menjadi pengalaman menarik karena pengunjung dapat merasakan suasana kental khas Jawa yang masih dilestarikan melalui berbagai barang peninggalan keraton dan kegiatan sehari-hari dalam area tersebut. Sampai saat ini, Keraton Yogyakarta juga masih sering mengadakan berbagai pagelaran salah satunya perayaan Hajad Dalem Garebeg Sawal dan rangkaian perayaan hari kelahiran Sultan yakni Wiyosan Dalem. Kalau beruntung, kamu dapat menyaksikan pagelaran acara keraton secara langsung, lho.

 

“One and Only” Malioboro

Wisata kuliner? Ada. Nyari souvenir dan oleh-oleh? Banyak. Atau cuma mau jalan-jalan santai? Bisa banget. Malioboro punya pesona tersendiri yang bikin pengunjung betah lama-lama, nggak heran kalau tiap main kesini pasti selalu rame. Selain refreshing, kawasan Malioboro punya destinasi sejarah menarik untuk dijelajahi seperti Benteng Vredeburg, Museum Sonobudoyo sampe Monumen Serangan Umum 1 Maret.

 

Gimana? Yogya istimewa, kan? Yuk, rencanakan kunjunganmu dengan Yogyakarta Heritage Tour dari Wisata Sekolah! Hubungi kamu di instagram @wisatasekolah, Whatsapp di 0819-1083-1792 atau bisa juga melalui 021-7599 9969.

Wisata Solo Museum De Tjolomadoe

Sumber : Instagram @detjolomade_official (https://www.instagram.com/detjolomadoe_official/?hl=id)

Surakarta, atau yang lebih dikenal dengan Solo, punya segudang destinasi menarik, lho. Mulai dari objek wisata yang kental dengan sejarah dan budaya Jawa sampai wisata kekinian dan instagramable. Berawal dari Pabrik Gula Colomadu, Museum De Tjolomadoe adalah destinasi yang tercipta dari kombinasi sejarah masa lalu dan kecanggihan masa kini. Penasaran gimana jadinya pabrik gula yang disulap jadi destinasi wisata atraktif?

 

Museum Pabrik Gula Atraktif

Terletak di kabupaten Karanganyar, Solo, De Tjolomadoe yang baru diresmikan pada tahun 2018 ini sukses menarik perhatian masyarakat lokal maupun luar daerah berkat transformasi yang dilakukan pada Pabrik Gula Colomadu. Terdapat 5 stasiun yang bertransformasi menjadi corner De Tjolomadoe yakni St. Gilingan, St. Penguapan, St. Karbonatasi, St. Betali dan St. Ketelan Museum Pabrik Gula De Tjolomadoe merupakan magnet utama destinasi wisata ini. Museum yang berasal dari St. Gilingan ini memamerkan alat penghasil gula pada zaman dulu yang dipoles dan dirawat sehingga masih awet dan asli. Di Museum De Tjolomadoe, pengunjung dapat mempelajari sejarah dan proses pembuatan gula melalui Diorama Mesin Gilingan dan mesin-mesin Pabrik Gula Colomadu yang dipamerkan.

 

Cafe dan Angkringan “Goela” yang Vintage

Selain terdapat museum yang menjadi objek wisata utama, De Tjolomadoe menyediakan outlet-outlet seni dan kerajinan untuk mendukung UMKM lokal serta melestarikan budaya melalui produk yang dijual, seperti lukisan, batik, dan sebagainya. Lokasi outlet seni dan kerajinan ini merupakan transformasi dari St. Penguapan Pabrik Colomadu yang direnovasi kembali sedemikian rupa. Berasal dari St. Besali dan Ketelan, magnet unik lain dari De Tjolomadoe adalah keberadaan Cafe dan Angkringan Goela yang merupakan food court atau gerai makanan yang menawarkan berbagai makanan western maupun lokal dan mengusung konsep vintage ala zaman dahulu lengkap dengan sepeda ontel dan ornamen pendukung lainnya.

 

Convention Hall Bertaraf Internasional

Selain dikenal dengan museum atraktifnya, De Tjolomadoe juga memiliki convention hall bertaraf internasional yang sudah menjadi venue langganan untuk event kesenian dan budaya di Solo. Mulai dari konser, seminar hingga pernikahan dapat diselenggarakan di De Tjolomadoe Hall. Meskipun telah direnovasi sedemikian rupa, De Tjolomadoe tetap menonjolkan sisi kolonial khas Belanda yang dimilikinya. Terbukti dengan lahan bangunan 6,4 hektar, pengunjung dapat bebas mencari spot foto instagramable khas kota tua di berbagai penjuru De Tjolomadoe.

“Colomadu mungkin telah berhenti beroperasi menghasilkan sebuah produk, namun De Tjolomadoe hadir layaknya manisnya kejayaan pabrik gula kala itu dan siap menghasilkan lembaran baru cerita budaya di Indonesia.”

Tertarik untuk mengunjungi serunya destinasi De Tjolomadoe, Solo? Yuk, rencanakan perjalanan wisata kamu bareng Wisata Sekolah dengan menghubungi kami di instagram @wisatasekolah, Whatsapp di 0819 1083 1792 atau 021-7599 9969.

 

Referensi : Instagram dan Youtube Channel De Tjolomadoe