Map of Indonesia Islamic Art Museum

Top Rated Products

READY FOR A TRIP?

Dont hesitate to call us.
or CLICK to request.

081910831792support_img

Indonesia Islamic Art Museum

Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur
(Average 0 of 0 Ratings)
  • place-img
place-img

Kini Lamongan tidak hanya dikenal dengan kelezatan kulinernya saja. Jika berkunjung ke Lamongan, ada satu museum keren yang harus dikunjungi. Namanya Indonesia Islamic Art Museum. Ada apa saja ya di sana? Yuk, baca ulasan berikut lebih lanjut!

Indonesia Islamic Art Museum

Indonesia Islamic Art Museum yang dibuka sejak 28 Desember 2016 ini merupakan museum Islam pertama di Indonesia yang hadir dengan konsep yang lebih modern dan berbeda dengan museum-museum pada umumnya. Museum ini terdiri dari tiga zona, yaitu zona audio visual, galeri benda-benda bersejarah dan diorama.

Di zona audio visual, kita dapat menyaksikan film “The Glorious of Islam” yang bercerita tentang peradaban islam sebelum Nabi Muhammad lahir sampai Islam tersebar ke seluruh dunia, termasuk ke Indonesia. Di zona benda-benda bersejarah atau zona dua, terdapat ribuan benda-benda bersejarah peninggalan kerajaan Islam dunia, seperti Ottoman Turki, Mughal India dan dinasti-dinasti China. Memasuki area pertama di zona dua ini, kita bisa melihat full set pakaian perang dari kerajaan Ottoman yang terbuat dari besi. Kita juga bisa menyaksikan berbagai macam pedang dalam dunia Islam. Tidak hanya itu, kita juga dapat melihat kain Gujarat yang sudah berumur 600 tahun, pakaian perang khas kerajaan Mughal, keramik-keramik khas 4 dinasti China dan masih banyak lagi. Berbagai benda peninggalan kerajaan Islam dari berbagai daerah di Indonesia, seperti mata uang yang digunakan pada masa kerajaan Samudra Pasai dan Gowa. Pakaian-pakaian pada jaman kerajaan Aceh, Perisai dari kerajaan Mataram Islam dan masih banyak lagi. Di zona tiga, kita dapat menyusuri diorama yang di dalamnya terdapat miniatur tiga dimensi, seperti masjid dan kapal Cheng-Ho, toko klontong, masjid agung banten, toko persia yang disertai dengan pemandangan pantai serta suara-suara yang membuat pengunjungnya seakan-akan berada dalam sebuah situasi yang nyata. Zona Diorama ini bisa dibilang sebagai area photo spot, kita bisa berfoto ria di miniatur tiga dimensi sambil memakai berbagai macam kain persia yang telah disediakan.

Selain memiliki ratusan koleksi, Indonesia Islamic Art Museum juga menjadi satu-satunya museum yang berbasis teknologi modern Augmented Reality (AR). Teknologi ini akan memanjakan para tamu, cukup dengan mendownload aplikasi AR Indonesian Islamic Art di Playstore lalu men-scan gambar yang ada di museum, nantinya pengunjung akan menikmati tampilan tiga dimensi dari benda-benda tersebut.