Map of Museum Asmat TMII

Top Rated Products

READY FOR A TRIP?

Dont hesitate to call us.
or CLICK to request.

081910831792support_img

Museum Asmat TMII

Museum Asmat TMII, Ceger, Jakarta Timur
(Average 0 of 0 Ratings)
  • place-img
place-img

Suku satu ini merupakan salah satu suku di Indonesia dengan hasil seni ukiran mereka yang sudah terkenal luas hingga ke mancanegara. Ukiran Asmat memiliki ciri khas tersendiri bila dibandingkan berbagai ukiran dari daerah lain. Pengerjaan yang rapih dan detil-detil ukiran yang rumit menjadi alasan mengapa ukiran Asmat dapat tersohor hingga ke seluruh penjuru dunia. Ingin tahu lebih lanjut mengenai suku ini? Yuk, berkunjung ke Museum Asmat!

Museum Asmat TMII

Museum Asmat TMII menempati lahan seluas 6500 m2 ini dibangun dengan menggunakan gaya rumah Kariwari, yaitu rumah pemujaan suku Tobati-Enggros yang merupakan penduduk asli di tepian Danau Sentani. Gedung terdiri atas tiga bangunan utama dan dua bangunan penghubung yang masing-masing berbentuk segi delapan, diberi kesan rumah panggung. Atap berbentuk kerucut tiga setinggi 25 meter berbahan GRC dan pada permukaannya diberi kesan daun rumbia. Di berbagai bagian bangunan diberi ragam hias dengan warna khas Asmat, yakni merah, putih, dan hitam.

Ketiga bangunan utama digunakan untuk ruang pameran tetap koleksi museum, sedangkan dua bangunan penghubung sebagian dimanfaatkan untuk ruang pameran tetap dan sebagian lagi untuk ruang administrasi, serta ruang pimpinan museum.

Ketiga bangunan Museum Asmat digunakan sebagai ruang pamer berbagai benda dan kebudayaan asli suku Asmat. Mulai dari alat-alat bercocok tanam, alat dapur, alat pemujaan, seni ukir, hingga alat-alat musik. Bangunan pertama Museum Asmat menjelaskan tentang hubungan antara manusia Asmat dengan lingkungannya. Dalam ruangan ini tersimpan pakaian adat suku Asmat, berbagai perhiasan, dan diorama yang menunjukkan hubungan antara suku Asmat dengan lingkunganya, seperti diorama yang menunjukkan tata cara pembuatan sagu suku Asmat.

Bangunan kedua Museum Asmat menjelaskan tentang hubungan antara masyarakat suku Asmat dengan kebudayaannya. Pada bagian ini banyak terpajang senjata tradisional suku Asmat yang digunakan dalam berburu dan mencari makanan. Selain itu, pada bagian ini juga dijelaskan berbagai benda yang berhubungan dengan ruh nenek moyang, seperti perahu arwah dan patung mbis.

Sementara bangunan ketiga Museum Asmat menjelaskan tentang hubungan antara masyarakat suku Asmat dengan kreativitasnya. Di ruangan ini terpajang berbagai hasil karya masyarakat suku Asmat yang sudah terpengaruh budaya kontemporer, seperti berbagai alat musik dan aksesoris lainnya.

Museum yang dibangun atas prakarsa Ibu Tien Soeharto yang melihat besarnya perhatian dan ketertarikan yang besar orang-orang asing terhadap kekhasan seni ukir Asmat ini berada diatas lahan Taman Bunga Keong Emas.

No Travellers Word

Leave a Review

Write a Review about Museum Asmat TMII

Our Recommendations