Museum Neka Ubud

Neka Art Museum, Kedewatan, Ubud, Gianyar, Bali
(Average 0 of 0 Ratings)
  • place-img
  • place-img
  • place-img
place-imgplace-imgplace-img

Keris merupakan warisan leluhur bangsa Indonesia yang sudah dikukuhkan oleh UNESCO sebagai karya agung warisan kemanusiaan untuk seluruh bangsa di dunia. Agar semakin dikenal bangsa Indonesia maupun mancanegara, berbagai macam keris dapat kita jumpai di Museum Neka Ubud. Selain keris, ada apa lagi ya yang bisa ditemui di museum ini?

No Hotels Found.

Choose hotels from back-end to show in this section.

No Destinations Found.

Choose destinations from back-end to show in this section.

Museum Neka Ubud

Museum Neka Ubud merupakan museum swasta pertama di wilayah Ubud tepatnya di Jalan Raya Campuhan, Desa Kedewatan. Didirikan oleh seorang guru penggemar seni yang senang mengkoleksi lukisan, bernama Suteja Neka. Tempat ini menampilkan sejumlah koleksi lukisan, keris dan patung. Koleksi keris yang dimilikinya berasal dari berbagai daerah belahan bumi nusantara. Museum Neka Ubud Bali diresmikan pada tahun 1982.

Beberapa diantara koleksi keris tersebut, berasal dari jaman kerajaan di Bali sebagai warisan bersejarah dan bertuah dari Puri, seperti Puri Karangasem berupa keris Ki Baju Rantai dan dari pesisir Utara pulau Bali yaitu Puri Kanginan Singaraja berupa keris Ki Gajah Petak, serta berbagai keris kuno lainnya, merupakan hasil karya cipta para Empu Mempuni.

Selain berbagai keris pusaka di Museum Neka, terdapat banya koleksi lukisan dari maestro ternama, apalagi pendirinya adalah seorang yang gemar mengkoleksi lukisan. Ada hasil karya lukisan Affandi, beliau kelahiran Cirebon, Jawa Barat terkenal sebagai maestro pelukis legendaris Indonesia, tidak hanya dikenal di Nusantara bahkan di seluruh dunia, dengan gaya lukisan ekspresionisnya sanggup membuat peminatnya kagum, hasil karyanya ditampilkan disini seperti lukisan Tari Barong dan Rangda yang dibuat tahun 1973, ada juga lukisan Perahu Nelayan dibuat tahun 1975.

Lukisan yang berjudul Penari juga dipamerkan di Museum Neka. Lukisan yang dibuat pada tahun 1990 dan berukuran 143 x 295 cm tersebut merupakan hasil karya pelukis Bagong Kussudiardjo. Tak hanya sebagai pelukis, Bagong Kussudiardjo juga merupakan koreografer ternama di Indonesia. Ide kreatifnya selalu ia tampilkan dalam setiap hasil lukisannya.

Arsitektur bangunan Museum Neka Ubud yang mencirikan bangunan khas Bali kian menambah kecantikan dan keunikan museum ini. Bangunan museum juga sangat terawat sehingga membuat nyaman setiap pengunjung yang datang. Di setiap tahunnya, koleksi lukisan di Museum Neka Ubud senantiasa bertambah. Hingga saat ini ada lebih dari 300 lukisan yang menjadi koleksi Museum Neka Ubud, baik hasil karya seniman lokal Indonesia maupun seniman mancanegara.

Karena memiliki bangunan dengan arsitektur yang unik serta dirawat dengan baik, tak heran museum ini menjadi salah satu museum terbaik di Indonesia pilihan Tripadvisor pada tahun 2017.

Makin penasaran, kan? Yuk, segera hubungi kami untuk trip ke museum ini!

No Travellers Word

Leave a Review

Write a Review about Museum Neka Ubud

Our Recommendations