Museum Tekstil Jakarta

Kota Bambu Selatan, Jakarta Barat
(Average 0 of 0 Ratings)
  • place-img
  • place-img
place-imgplace-img

Tidaak perlu jauh-jauh untuk melihat berbagai macam kain batik dan kain tradisional di Indonesia. Cukup dengan mengunjungi Museum Tekstil Jakarta. Disini kita dapat menikmati dan mengeksplorasi keindahan karya tradisional Indonesia sesuai dengan ciri khas daerahnya masing-masing.

Museum Tekstil Jakarta

Museum Tekstil Jakarta berlokasi di Jalan K. S. Tubun Petamburan No. 4, Tanah Abang, Jakarta Barat. Memiliki 2.350 koleksi yang terdiri dari 886 koleksi kain batik, 819 koleksi kain tenun, 425 koleksi campuran, 150 koleksi busana dan tekstil kontemporer. Museum ini memang secara khusus mengumpulkan, mengawetkan, serta memamerkan karya-karya seni yang berkaitan dengan pertekstilan Indonesia. Karena bertujuan untuk melestarikan tekstil tradisional di Indonesia, museum mengadakan berbagai upaya, diantaranya mengadakan pameran tekstil, seminar, workshop, penelitian, dan publikasi. Koleksi yang ditampilkan beragam. Ada sarung batik Madura dan Lasem, kain panjang motif Parang Barang dari Yogyakarta, selendang jumputan Yogyakarta, selendang batik Jambi, dan kain Ulos Sibalang dari Samosir. Kita juga bisa menemui bendera Keraton Cirebon, kain songket janda pengantin Palembang, dan Pelepai atau kain kapal dari Lampung, dan masih banyak lagi.

Sejarah Bangunan Museum Tekstil Jakarta 

  • Gedung yang digunakan sebagai museum awalnya adalah rumah pribadi warga negara Perancis yang dibangun pada abad ke-19.
  • Kemudian, bangunan ini dibeli oleh konsul Turki di Jakarta yang menetap di Indonesia yang bernama Abdul Azis Almussawi Al Katiri.
  • Pada tahun 1942, dibeli oleh Dr. Karel Christian Curq
  • Awal tahun 1945, dijadikan sebagai markas dari “Perintis Front Pemuda” dan Angkatan Pertahanan Sipil dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
  • Lie Sion Pin memiliki dan mendiami bangunan ini pada tahun 1947. Kemudian disewakan kepada Departemen Sosial
  • Tahun 1952, dibeli oleh Departemen Sosial
  • Akhirnya pada tanggal 25 Oktober 1975 diserahkan kepada Pemda DKI Jakarta. Gubernur Jakarta Ali Sadikin memutuskan untuk melestarikan tradisi tekstil Indonesia. Hingga akhirnya, lahirlah Museum Tekstil Jakarta
  • Ibu Tien Soeharto meresmikan penggunaannya pada tanggal 28 Juni 1976.

 

Apa saja fasilitas Museum Tekstil Jakarta?

Galeri Batik

Galeri ini dirancang untuk menampilkan sejumlah batik kuno dan batik kontemporer dari masa ke masa. Galeri batik ini merupakan cikal bakal Museum Batik Nasional di Pekalongan. Museum ini dikelola oleh Yayasan Batik Indonesia dan Museum Tekstil Jakarta

Kebun Pewarna Alam

Di kebun ini kita banyak mendapatkan pengetahuan mengenai tanaman-tanaman apa saja yang bisa digunakan sebagain pewarna kain tradisional. Kebun pewarna alam di museum ini memiliki luas sekitar 2.000 meter.

Perpustakaan

Perpustakaan Museum Tekstil Jakarta menyediakan buku-buku mengenai pertekstilan yang bisa dijadikan referensi atau tambahan ilmu.

Laboratorium

Tak perlu khawatir koleksi kain tradisional rusak, karena laboratorium ini menawarkan jasa perbaikan kain tradisional.

Ruang Pengenalan Wastra

Ruangan ini menyajikan berbagai koleksi alat tenun dari berbagai daerah. Selain itu, kita akan menerima informasi mengenai bahan baku serta proses pembuatan kain tradisional Indonesia.

 

Our Technological services has been improved

Hubungi Trip Specialist kami atau Click untuk memesan Paket Wisata Edukasi ini.
Get Quote

No Travellers Word

Leave a Review

Write a Review about Museum Tekstil Jakarta

Our Recommendations

Map of Museum Tekstil Jakarta

BEST OVERLAND PACKAGE

BEST OVERLAND PACKAGE

BEST OUTBOUND VENUE

BEST OUTBOUND VENUE

Top Rated Products

READY FOR A TRIP?

Call us...
Or Click for a Quote.

+6281910831792support_img

Contact Us :

Head Office :

Bali View Point
Jl. Cirendeu Raya Kav.21
Tangerang Selatan - Indonesia

+62819 1083 1792 (Call/SMS/WA)




Chapter Jogja :

Griya Palem Hijau
Blok G20 Sleman
Yogyakarta - Indonesia

+62813 9271 5513 (Call/SMS/WA)

Product Categories