Map of Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau

Top Rated Products

READY FOR A TRIP?

Dont hesitate to call us.
or CLICK to request.

081910831792support_img

Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau

Silaing Bawah, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat
(Average 0 of 0 Ratings)
  • place-img
  • place-img
  • place-img
place-imgplace-imgplace-img

Indonesia memiliki lebih dari 1.000 suku bangsa. Dan suku Minangkabau menempati kurang lebih 2,8% dari total populasi di Indonesia. Maka dari itu untuk mengenal kebudayaan Minangkabau, didirikanlah Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau. Apa saja ya isinya?

Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau

Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) berada di Kota Padangpanjang, sebuah kota otonom di wilayah Provinsi Sumatera Barat. Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau ini menempati sebuah bangunan khas Minangkabau yang disebut Rumah Gadang Koto Piliang, yang dilengkapi anjuang, yaitu kamar di sebelah kanan kiri ruangan yang lantainya lebih tinggi dari bangunan utamanya.

PDIKM ini dibangun atas prakarsa Bapak Abdul Hamid dan Bapak H. Bustanul Arifin, Menteri Koperasi pada zaman Presiden Seoharto. Peletakkan batu pertama pembangunan PDIKM adalah tanggal 8 Agustus 1988. Dan peresmiannya dilakukan oleh Gubernur Sumatera Barat ketika itu Bapak Hasan Basri Durin, pada tanggal 19 Desember 1990.

Bangunan PIDKM ini berbentuk Rumah Gadang yang ada anjungan di kedua ujung Rumah Gadang. Halaman PDIKM ini berupa taman yang luas dengan kontur tanah yang mendaki ke arah gerbang utama. Ada beberapa pohon besar di sana dan kolam ikan di tengah-tengah halaman.

Di depan Rumah Gadang PIDKM terdapat 4 buah rangkiang. Dua buah rangkiang di sisi kanan rumah gadang dan juga di sisi kirinya. Rangkiang ini berfungsi sebagai lumbung bagi masyarakat Minangkabau. Dan juga rangkiang ini bermacam-macam jenisnya sesuai kebutuhan yang digunakan.

Museum ini bersisikan berbagai macam informasi dan koleksi mengenai kebudayaan Minangkabau baik berupa dokumentasi audio maupun visual. Dan kebanyakan sumber-sumber foto yang ada merupakan foto-foto yang diambil oleh fotografer Belanda pada masa penjajahan. Seperti, berbagai macam foto seperti foto pakaian anak daro atau pengantin wanita minang dan marapulai atau pengantin masa lalu, foto-foto Bundo Kanduang dan Datuk masa lalu dan foto-foto tokoh nasional asal Sumatera Barat, gambar-gambar mesjid tua di SumateraBarat dan oto-foto berbagai macam bentuk Rumah Gadang di Sumatera Barat, foto-foto benda budaya bersejarah Minangkabau seperti stempel kerajaan Pagaruyuang Darul Qarar, foto tempat-tempat bersejarah dalam budaya Minangkabau, buku-buku tentang Minangkabau yang diterbitkan sebelum tahun 1942, dan naskah-naskah tua, serta replika alat musik seperti Talempoang.

Untuk memperdalam akses pengunjung terhadap isi dokumen yang dimiliki PDIKM telah dilakukan upaya penterjemahan atas naskah-naskah lama yang sebagian berbahasa Belanda dan Arab Melayu. Dengan dibangunnya PDIKM, diharapkan dapat merangsang minat masyarakat umum untuk mempelajari dan menggali lagi sejarah dan nilai-nilai masyarakat Minangkabau yang masih relevan untuk diimplementasikan.