Kalimantan adalah pulau terbesar di Indonesia dan terbesar ketiga di dunia. Hutan-hutannya menyimpan salah satu keanekaragaman hayati tertinggi di planet ini. Sungai-sungainya membelah daratan seluas 743.000 kilometer persegi. Suku Dayak dengan budayanya yang kaya sudah hidup di sini jauh sebelum catatan sejarah dimulai.
Tapi coba tanya ke 100 siswa di Pulau Jawa: berapa banyak yang pernah melakukan study tour ke Kalimantan?
Hampir pasti jawabannya sangat sedikit.
Ini ironis. Kalimantan adalah salah satu laboratorium alam dan budaya paling luar biasa yang dimiliki Indonesia, tapi sangat jarang dijadikan tujuan wisata edukasi sekolah. Biasanya karena dianggap terlalu jauh, terlalu mahal, atau tidak ada destinasi yang jelas.
Semua anggapan itu perlu dikoreksi.
1. Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah
Ini adalah salah satu tempat terbaik di dunia untuk menyaksikan orangutan dalam habitat aslinya. Camp Leakey, yang menjadi pusat penelitian dan rehabilitasi orangutan yang dirintis oleh Dr. Birute Galdikas sejak 1971, menjadi titik utama kunjungan.
Di sini siswa bisa menyaksikan orangutan yang sedang dalam proses rehabilitasi untuk kembali ke alam liar. Bisa memahami bagaimana proses ini bekerja dan mengapa ia penting. Dan yang paling penting, bisa merasakan secara langsung betapa kritisnya kondisi habitat orangutan di tengah tekanan deforestasi yang terus berlanjut.
WWF Indonesia mencatat bahwa populasi orangutan Borneo telah turun lebih dari 50% dalam 60 tahun terakhir akibat hilangnya habitat. Menyaksikan realita ini secara langsung jauh lebih efektif dari grafik manapun dalam menyadarkan siswa tentang urgensi konservasi.
Baca juga: Wisata Alam Outdoor Siswa: Hutan Lebih dari Buku Teks
2. Desa Adat Dayak di Kalimantan Tengah dan Timur
Suku Dayak bukan satu suku tunggal, melainkan ratusan subetnis dengan bahasa, tradisi, dan adat istiadat yang berbeda-beda. Tapi ada benang merah yang menghubungkan semua komunitas Dayak: hubungan yang sangat dalam dan sangat dihormati dengan hutan tempat mereka hidup.
Kunjungan ke desa adat Dayak, seperti komunitas Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah atau Dayak Kenyah di Kalimantan Timur, membuka jendela ke dunia yang sangat berbeda. Rumah panjang yang dihuni oleh puluhan keluarga sekaligus, ukiran kayu yang penuh simbolisme, tradisi bercocok tanam yang selaras dengan ritme alam, dan sistem pengetahuan tentang tanaman obat hutan yang luar biasa kaya.
3. Sungai Mahakam, Kalimantan Timur
Sungai Mahakam adalah salah satu sungai terpanjang di Indonesia dan menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Kalimantan Timur selama ribuan tahun. Di sepanjang bantarannya berdiri desa-desa yang masih menggantungkan kehidupannya pada sungai ini untuk transportasi, pangan, dan tradisi.
Perjalanan dengan kapal menyusuri Mahakam adalah pelajaran tentang ekosistem sungai tropis, kehidupan komunitas riparian, dan bagaimana pembangunan industri, terutama pertambangan batu bara, berdampak pada kehidupan masyarakat dan ekosistem sungai.
Di beberapa titik sepanjang Mahakam masih bisa ditemukan lumba-lumba air tawar Pesut Mahakam yang terancam punah, menjadikannya juga destinasi wisata satwa yang sangat berharga.
4. Kebun Raya Balikpapan
Terletak di kota Balikpapan yang menjadi salah satu kota paling maju di Kalimantan Timur, Kebun Raya Balikpapan adalah kawasan konservasi ex-situ tumbuhan Kalimantan yang sangat kaya. Di sini siswa bisa mempelajari ratusan spesies tumbuhan khas hutan Borneo, termasuk pohon-pohon raksasa yang sudah tidak banyak tersisa di hutan alam.
Yang menarik untuk siswa: letaknya yang ada di kota modern membuatnya sangat mudah diakses, dan kontras antara kawasan hijau yang lebat ini dengan lanskap kota di sekelilingnya sendiri sudah menjadi pelajaran yang sangat berbicara.
5. Museum Mulawarman, Tenggarong
Terletak di bekas istana Kesultanan Kutai Kartanegara, Museum Mulawarman menyimpan koleksi artefak dan sejarah Kutai, kerajaan Hindu tertua di Indonesia yang sudah ada sejak abad ke-4. Prasasti Yupa yang menjadi bukti tertulis tertua keberadaan kerajaan di Nusantara bermula dari tanah Kutai di Kalimantan Timur ini.
Kunjungan ke museum ini menghapus miskonsepsi yang sering terjadi: bahwa sejarah besar Indonesia hanya ada di Jawa. Kalimantan punya peradaban yang tidak kalah tuanya dan tidak kalah kayanya.
Baca juga: 5 Destinasi Wisata Edukasi Terbaik Indonesia 2026
Kalimantan Menunggu untuk Ditemukan
Kalimantan adalah pulau yang sudah saatnya masuk dalam radar wisata edukasi sekolah Indonesia. Bukan hanya untuk siswa di Kalimantan sendiri, tapi untuk siswa dari seluruh Indonesia yang ingin memahami lebih dalam tentang alam, budaya, dan tantangan lingkungan yang dihadapi bangsa ini.
Jelajahi program Nature and Environmental WisataSekolah untuk merencanakan wisata edukasi ke Kalimantan yang benar-benar berkesan.