Setiap 9 Desember, dunia memperingati Hari Anti Korupsi Internasional. Di Indonesia, isu integritas dan kejujuran adalah fondasi utama pembangunan karakter. Mengajarkan integritas leadership siswa sejak bangku sekolah adalah investasi jangka panjang untuk mewujudkan generasi pemimpin yang bersih dan bertanggung jawab. Pelajaran ini harus diintegrasikan dalam setiap aspek Educational Program, bukan hanya teori moral.
Tiga Cara Menerapkan Integritas dalam Kehidupan Siswa:
-
Kejujuran dalam Tugas dan Ujian: Inti integritas adalah kejujuran akademik. Siswa yang memilih untuk tidak menyontek, meskipun ada kesempatan, sedang melatih Leadership diri yang kuat. Ini adalah latihan penting sebelum mereka menghadapi godaan integritas yang lebih besar di dunia kerja.
-
Tanggung Jawab atas Dana Kelompok: Saat study tour atau field trip, siswa yang ditunjuk sebagai bendahara harus memiliki integritas tinggi dalam mengelola uang. Transparansi dan akuntabilitas dalam laporan keuangan kelompok melatih Leadership keuangan yang etis.
-
Berani Bicara (Speak Up): Siswa diajarkan untuk berani menolak dan melaporkan perilaku curang atau tidak etis yang mereka lihat, baik di lingkungan sekolah maupun saat Others aktivitas luar. Keberanian moral ini adalah ciri khas pemimpin berintegritas.
WisataSekolah.com mendukung sekolah untuk membuat Educational Program yang menanamkan nilai integritas leadership siswa ini. Misalnya, melalui simulasi problem solving yang menguji etika di bawah tekanan. Penerapan nilai-nilai ini sangat didukung oleh program Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pendidikan antikorupsi.
Baca juga: Mengelola Konflik di Kelompok Study Tour: Pelajaran Hidup Terbaik