Sebagai warga negara Indonesia yang peduli dengan sejarah, kita wajib tahu apa dan di mana Museum Nasional berada. Museum Nasional, yang sering dijuluki **Museum Gajah**, adalah salah satu destinasi wisata edukasi sejarah dan budaya paling penting di Indonesia.
Terletak di jantung Ibu Kota, tepatnya di Jalan Merdeka Barat 12, Jakarta Pusat, museum ini menyimpan koleksi benda-benda sejarah, artefak kuno, hingga buku-buku hasil pertukaran budaya yang luar biasa kaya.
Mengapa Museum Nasional Wajib Jadi Destinasi *Study Tour*?
Museum Nasional adalah salah satu museum tertua dan terbesar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Koleksinya yang lengkap menjadikan tempat ini sempurna untuk tujuan *study tour* sekolah.
- Koleksi Lengkap: Menyediakan wawasan mendalam tentang berbagai aspek budaya, sejarah, dan etnografi Indonesia.
- Nilai Edukasi Tinggi: Sangat ideal untuk kegiatan pembelajaran di luar kelas, khususnya untuk mata pelajaran Sejarah, Sosiologi, dan Seni Budaya.
- Mudah Diakses: Lokasinya strategis di pusat kota Jakarta.
Kunjungan ke museum ini dapat memperkaya pemahaman siswa tentang identitas bangsa, sejalan dengan pentingnya mengenal keterampilan abad 21: Kreativitas dan Berpikir Kritis yang didapatkan dari pengalaman langsung.
Sejarah Singkat Museum Nasional (Museum Gajah)
Museum Nasional memiliki sejarah yang cukup panjang. Berikut adalah ringkasan singkat agar sobat Wisata Sekolah (WS) tidak bingung:
- 1778: Museum Nasional berdiri bersamaan dengan berdirinya organisasi Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (BGKW) atau Ilmu Sosial dan Seni Batavia pada 24 April. Organisasi ini menyumbangkan koleksi buku, benda sejarah, dan sebuah gedung yang menjadi cikal bakal museum.
- 1862: Pemerintah Hindia Belanda mendirikan gedung baru yang lebih besar di lokasi sekarang karena koleksi yang terus bertambah banyak.
- 1868: Gedung baru selesai dibangun dan dibuka untuk umum. Inilah gedung yang kita kenal sebagai Museum Nasional hari ini.
- 1871: Raja Chulalongkorn dari Thailand menghadiahkan patung Gajah perunggu yang diletakkan di halaman museum. Sejak saat itu, masyarakat mulai menjuluki tempat ini **Museum Gajah**.
- 1962: Setelah kemerdekaan, museum dikelola oleh Lembaga Kebudayaan Indonesia (LKI). Pada 17 September 1962, LKI menyerahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Republik Indonesia.
- 1979: Di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, nama resminya diubah menjadi **Museum Nasional** pada 28 Mei 1979.
Kunjungan ke Museum Nasional, seperti halnya melihat keunikan arsitektur rumah adat Minangkabau, adalah cara terbaik untuk belajar langsung tentang warisan budaya Indonesia.
Fieldtrip ke Museum Nasional bersama Wisatasekolah.com tidak akan membosankan karena kita akan bermain sambil belajar. Kami akan memastikan pengalaman edukasi Anda berkesan dan terstruktur.
Sampai jumpa di *next Trip* bersama kami!