Home Information Pengertian Well-Being (Kesejahteraan atau Kebahagiaan?)

Pengertian Well-Being (Kesejahteraan atau Kebahagiaan?)

Pengertian Well-Being (Kesejahteraan atau Kebahagiaan?)

Pengertian Well-Being (Kesejahteraan atau Kebahagiaan?)

Definisi  Well-Being

Secara harfiah, dalam bahasa Indonesia, pengertian dari “Well-Being” yaitu Kesejahteraan.    Ketika membicarakan gagasan tentang apa yang membuat hidup baik untuk  individu, istilah  well-being  lebih digunakan dibandingkan dengan  happiness.  

Mengutip dari virgin.com mengenai perbedaan happiness  dengan  well-being,      Monideepa Tarafdar seorang Professor di bidang Sistem Informasi di Universitas Lanchaster Management School. Yang dimana salah satu topik yang menjadi perhatian nya adalah kesejahteraan organisasi dan individu.

Dia percaya bahwa “kebahagiaan adalah kondisi yang lebih mendalam” yang tidak hanya berdampak pada satu aspek dalam kehidupan kita. “Ini adalah cara pandang terhadap sesuatu dan seseorang. Kesejahteraan (dalam dunia kerja) merupakan suatu hal yang temporer/hanya bersifat sementara, dengan jumlah faktor yang dapat merubah nya”

Secara bidang keilmuan, konsep  well-being ini berasal dari cabang ilmu psikologi. Sehingga erat kaitan nya dengan  psychological well-being. Meskipun demikian , hal ini juga berkaitan erat dengan cabang ilmu theologi dan bahkan medis. Hal ini dapat tergambarkan dari pernyataan berikut:

Pada orang dewasa,  well-being  bisa didefinisikan sebagai berikut:
Lebih dari sekadar tidak adanya penyakit atau patologi […dengan] dimensi  subjektif (penilaian diri) dan objektif (anggapan). Ini bisa diukur pada level individual  atau masyarakat [dan] itu akun untuk elemen dari kepuasan hidup yang tidak bisa  di definisikan, dijelaskan atau lebih utama dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi.  (McAllister, 2005)
Sedangkan untuk anak-anak, ada sebuah pendekatan dari    Boyden, Ling, dan Myers  dalam penelitian mereka yang berjudul  What Works for Working Children.
  1. Perkembangan dan ketertarikan dari anak-anak berbeda pada setiap tempatyang berbeda pula dan konteks.
  2. Dalam beberapa masyarakat, tidak semua anak dianggap sama/setara dan ini  berdampak besar pada pengalaman anak di masa kanak-kanak.
  3. Anak-anak bukan penerima pasif melainkan kontributor aktif padaperkembangan dirinya.
  4. Perkembangan anak di mediasi oleh susunan faktor personal dan lingkungan dan  karena itu pengalaman anak memiliki efek yang tidak langsung dan kompleks  terhadap kesejahteraan mereka sendiri.
  5. Hubungan diantara aspek yang berbeda pada perkembangan anak adalah  sinergis satu dengan yang lain.
  6. Anak memiliki kapasitas jamak yang perlu didukung dan setiap masyarakat yang  berbeda menghasilkan permintaan dan kesempatan yang berbeda pula untuk  pembelajaran anak, yang tentunya akan menghasilkan output perkembangan  yang berbeda pula.
  7. Perbedaan strategi dalam melindungi anak memiliki hasil perkembangan yangberbeda dan pada beberapa masyarakat akhir-akhir ini memaparkan bahwa  untuk bekerja adalah suatu dorongan sebagai strategi untuk melindungi diri.
  8. Anak sangat mudah beradaptasi dan berkembang pada konteks dalam  perubahan konstan dan kontradiksi.
  9. Penerimaan oleh keluarga memiliki peran penting dalam perkembangan di dalam  masyarakat yang dikenal mementingkan hak kelompok diatas individu, dalam  masyarakat seperti itu kerja anak adalah salah satu mekanisme penting dalam  integrasi keluarga.  

Dari berbagai definisi mengenai  Well-Being, dapat diambil suatu benang merah mengenai pengertian dari Well-Being,  yaitu :

Konsep kesejahteraan terdiri dari dua elemen utama: merasa baik dan berfungsi dengan baik. Perasaan bahagia, puas, senang, ingin tahu, dan keterlibatan adalah karakteristik seseorang yang memiliki pengalaman positif dalam hidup mereka. Yang sama pentingnya bagi kesejahteraan adalah fungsi kita di dunia. Mengalami hubungan positif, memiliki kendali atas kehidupan seseorang dan memiliki perasaan memiliki tujuan adalah semua atribut penting dari kesejahteraan.

 

Referensi Materi :

https://www.virgin.com/entrepreneur/are-wellbeing-and-happiness-same-thing

 

Share:

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Selain nonton dan makan, masih banyak lho kegiatan seru...

Outbound tidak melulu harus flying fox atau arung jeram...

Seringkali field trip berakhir dengan drama: siswa kelelahan, guru...

Get Latest Articles

Subscribe to our newsletter to get the latest information on educational tours and travel tips for schools.

Need Help?

Contact our team for more information on educational tour programs or bookings.

Want to Plan an Educational Tour?

Contact us for more information or consultation on educational tour programs for your school.