6 Tempat Wisata Edukasi di Bangka Belitung yang Cocok Untuk Anak Anda

6 Tempat Wisata Edukasi di Bangka Belitung yang Cocok Untuk Anak Anda

Kepulauan Bangka Belitung merupakan kepulauan yang namanya diambil dari dua nama pulau yang terdapat di dalamnya, yaitu Bangka dan Belitung. Namanya saja sudah kepulauan, pasti terdiri dari banyak pulau. Benar sekali, Kepulauan Bangka Belitung terdiri dari ratusan pulau, namun tidak seluruh pulau-pulau tersebut berpenghuni.

Meski demikian, para wisatawan tak henti-hentinya berkunjung ke pulau ini. Karena Kepulauan Bangka Belitung memiliki daya tarik sendiri dalam hal keindahan alam.

Pantai di Bangka Belitung tentu sudah mendunia dan dikenal oleh seluruh turis mancanegara. Bahkan beberapa spot pantai di Bangka Belitung menjadi tempat favorit untuk melakukan aktivitas air.

Namun, ternyata Bangka Belitung bukan hanya kaya akan keindahan lautnya saja. Banyak tempat wisata lain yang dapat dijadikan destinasi wisata Anda.

Anda pun dapat mengajak anak-anak Anda untuk melakukan wisata edukasi. Karena pilihan tempat wisata berikut akan mengajarkan Anda dan juga anak Anda mengenai banyak hal.

Penasaran? Simak ulasannya berikut:

1. Museum Timah

Museum ini menjadi salah satu Destinasi Wisata Sejarah yang menarik bagi wisatawan karena merupakan satu satunya museum timah yang ada di Indonesia bahkan satu satunya di dunia. Museum Timah juga menjadi daya tarik luar biasa bagi wisatawan yang pernah memiliki ada hubungan emosional dengan Bangka Belitung, seperti orang-orang Belanda yang dulu pernah bekerja di Bangka.

Museum ini menjadi menarik karena disamping koleksinya tentang sejarah penambangan timah, gedungnyapun merupakan tempat bersejarah karena dijadikan lokasi beberapa kali perundingan atau diplomasi antara pemimpin republik yang diasingkan ke Bangka dengan Pemerintah Belanda dan UNCI (United Nations Commission for Indonesia) sehingga lahirlah Roem-Royen Statement pada tanggal 7 Mei 1949 (delegasi Indonesia dipimpin oleh Mr. Moh. Roem dan delegasi Belanda dipimpin oleh H.J. Van Royen).

2. Komunitas Kelekak

Berlokasi di kawasan Hutan Taklok Tuatunu Pangkalpinang, 5 km dari pusat Kota, Kelekak Community merupakan kawasan hutan masyarakat yang dikembangkan menjadi eksotisme alam berbalut budaya lokal Bangka.

Di sini wisatawan dapat menikmati keindahan alam hutan, permainan budaya Bangka, rumah tradisional, peralatan dan perlengkapan tradisional masyarakat Bangka, makanan khas Bangka serta tempat peribadatan masjid kayu yang bercirikan budaya lokal.

Setiap wisatawan yang berkunjung akan disuguhkan tarian khas Bangka sebagai penyambut kedatangan. Selain itu destinasi budaya ini juga memiliki miniatur Ka’bah yang bisa dijadikan lokasi manasik haji bagi masyarakat Bangka.

3. Gunung Manumbing

Di kawasan Gunung Mneumbing, wisatatawan bisa berkunjung ke Wisma Manumbing karena tempat tersebut terdapat banyak barang peninggalan Bung Karno dan Bung Hatta. Di dalam wisma ini terdapat ruangan rapat yang lumayan luas, walaupun kursi dan mejanya sudah tidak asli. Selain itu, ada juga mobil Ford yang pernah di gunakan oleh Ir. Soekarno.

Selain itu, di belakang wisma terdapat panorama yang indah, yang di mana saat anda naik ke atas akan terlihat pemandangan hutan yang sangat hijau dan kota Bangka Barat dari ketinggian. Ketika malam tiba lampu-lampu akan menghiasi kota yang bersejarah tersebut

4. Bangka Botanical Garden

Salah satu ikon agrowisata favorit di Bangka Belitung ini tepatnya berada di kota Pangkalpinang. BBG telah menjadi salah satu daerah tujuan wisata andalan dan selalu ramai dikunjungi wisatawan. Kawasan agrowisata ini meruapakan area hijau seluas 300 hektar.

Wisatawan yang berkunjung ke kawasan Bangka Botanical Garden (BBG) bisa menikmati suasana damai nan sejuk, sekaligus belajar tentang usaha pertanian, peternakan, dan perikanan terpadu secara organik yang sudah berjalan dengan baik ditempat ini. Apalagi letaknya cukup strategis, bersebelahan dengan pantai Pasir Padi, dan mudah dijangkau dari pusat kota Pangkalpinang.

5. Agrowisata Kebun Lada

Taman agrowisata ini terletak di daerah pegunungan yang menawarkan iklim sangat sejuk sehingga memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Kawasan taman ini pun terjaga kealamiannya, tidak hanya pemandangan kebun lada saja yang pohonnya sudah meninggi. Namun juga oleh pemandangan daerah yang topografinya berbukit-bukit.

Pengunjung yang singgah disini ternyata bukan hanya mereka yang hendak berwisata saja namun juga para peneliti. Nyaris setiap harinya ada seorang atau sekelompok peneliti yang ingin mengetahui bagaimana tanaman lada dan sifat serta keunggulannya. Peneliti ini sering berasal dari negara lain, misal Jerman, Belanda, Malaysia, dan juga Jepang. Biasanya negara-negara tersebut menjadi importir rempah lada untuk kebutuhan masyarakat di negaranya.

6. Museum Kata Andrea Hirata

Museum Kata Andrea Hirata terletak di Jalan Raya Laskar Pelangi No.7, Gantong, Belitung Timur. Suasana yang disajikan novel Laskar Pelangi langsung terasa ketika menginjakkan kaki di halaman depan museum. Foto-foto yang dipasang di halaman museum seperti bercerita mengenai perjalanan karya sastra yang menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Belitung ini.

Museum Kata Andrea Hirata menjadi museum sastra pertama dan satu-satunya di Indonesia. Berkunjung ke museum ini bisa membuat pengunjung mengenal bagaimana karya sastra menjadi bagian penting bagi kehidupan. Dari museum ini, pengunjung bisa mendapatkan inspirasi untuk lebih mencintai karya sastra, baik yang ada di Indonesia maupun luar negeri

About the Author

By rachel / Editor

Follow rachel
on Apr 10, 2018

No Comments

Leave a Reply